Alat Cek Kolesterol HDL dan LDL

Alat cek kolesterol merupakan alat yang digunakan untuk mengecek kadar kolesterol di dalam darah. Alat cek kolesterol terdiri dari berbagai merek. Umumnya setiap merek dari alat ini terdiri dari mesin pengukur dan chip untuk menyimpan sampel darah yang diambil dan diukur kadar kolesterolnya. Cukup hanya menunggu beberapa menit hasil dari pengukuran kadar kolesterol akan terlihat. Alat pengukur kolesterol mampu mendeteksi kadar kolesterol total dalam darah.


alat cek kolesterol
Alat Cek Kolesterol, Asam Urat, Gula Darah Merek Easy Touch

Deteksi Kolesterol Tinggi dengan Alat Cek Kolesterol

Tes kolesterol lengkap dilakukan sebagai upaya diagnostik untuk menentukan kadar kolesterol total ataupun kadar HDL atau High Density Lipoprotein dalam darah. Tes kolesterol juga dapat memungkinkan kita untuk mengetahui kadar LDL atau Low Density Lipoprotein melalui perhitungan yang sederhana. Tes kolesterol secara lengkap ditujukan untuk mengetahui ada atau tidaknya faktor risiko terhadap penyakit jantung koroner. Untuk mengetes kolesterol digunakan alat yang dinamakan alat cek kolesterol.

Alat cek kolesterol yang banyak digunakan pada saat ini , yakni alat tes kolesterol cepat atau  rapid test. Dengan alat cek kolesterol ini, kadar kolesterol di dalam darah dapat di ketahui dalam waktu yang cukup singkat. Hasil tes uji menunjukkan kadar kolesterol yang tinggi menandakan  di dalam tubuh pasien tersebut terjadi gangguan dalam metabolisme lipid dan lipoprotein. Adanya gangguan metabolisme lipid dan lipoprotein ini berisiko besar terhadap terjadinya penyakit jantung koroner. Namun, alat cek kolesterol atau rapid tes merupakan analisis awal saja dalam mendeteksi kadar kolesterol dalam darah. Untuk memastikan diagnosis diperlukan verifikasi dengan metode konfirmasi, yaitu dengan pemeriksaan  di laboratorium.

Tubuh manusia terdiri dari HDL Kolesterol (disebut juga kolesterol baik) dan LDL Kolesterol (sering disebut juga kolesterol jahat). Risiko penyakit jantung terkait dengan tingkat HDL, kadar kolesterol total (HDL ditambah LDL), dan faktor risiko lainnya. Pedoman Program Kolesterol Pendidikan Nasional menyatakan  rendahnya tingkat HDL (baik) kolesterol dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

HDL Kolesterol panel uji strip dari perangkat Kolesterol tes lengkap mengukur kadar kolesterol HDL (baik). Jika hasil tes adalah 40 mg/dL atau kurang, ada mungkin pada peningkatan risiko penyakit jantung, apakah ada faktor-faktor risiko tambahan.

Jika hasil tes di atas 40 mg /dL, seseorang tidak dapat mengevaluasi risiko penyakit jantung berdasarkan Kolesterol tingkat HDL. Jika ada faktor risiko lain yang hadir, seperti kolesterol total yang tinggi, mungkin ada peningkatan risiko penyakit jantung. Alat cek kolesterol dengan metode rapid test biasanya hanya untuk mengukur kadar kolesterol total tanpa dapat mengetahui kadar kolesterol HDL maupun LDL.

Namun, terdapat alat cek kolesterol yang dapat mengetahui kadar kolesterol total dan kadar kolesterol HDL sehingga untuk mengetahui kadar kolesterol LDL cukup mudah., yaitu dengan rumus sebagai berikut:

LDL = Total Kolesterol minus (-) HDL

Namun, ketika kadar trigliserida dalam keadaan  tinggi, maka kadar LDL mungkin berbeda dari perhitungan di atas. Jika tingkat LDL Kolesterol adalah 130 mg/dL atau kurang, maka dapat dikatakan  kadar kolesterol di dalam tubuh dalam keadaan normal. Namun, bila kadar LDL kolesterol lebih dari 130 mg/dL maka dapat dikatakan kadar kolesterol dalam darah tinggi dan mengarah pada peningkatan risiko penyakit jantung. Kolesterol Total normal bila < 200mg /ml dan tinggi bila > 200 mg /ml, HDL Kolesterol normal bila > 40 mg /ml dan tinggi bila < 40 mg/ml, LDL Kolesterol normal bila <130 mg / ml dan tinggi bila > 130 mg /ml.


Oleh: Bidan Rina Widyawati
Editor: Adrie Noor
Sumber: craigmedical.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :