Pengertian Gula Darah

Pengertian gula darah ialah kandungan zat gula atau glukosa yang terdapat di dalam darah. Selain itu terdapat pengertian gula darah lain yaitu sebagai bahan bahan bakar tubuh yang dibutuhkan untuk kerja otak, sistem saraf, dan jaringan tubuh yang lain. Pengertian gula darah yang dikatakan sebagai bahan bakar tubuh karena gula darah tersebut akan dioleh menjadi suatu energi yang digunakan untuk aktifitas berbagai organ tubuh. Hal ini tentunya harus terjaga secara seimbang agar organ tubuh dapat melaksanakan fungsinya masing-masing secara baik.


Pengertian Gula Darah
Alat tes gula darah Gluco Dr

Gula darah sendiri dapat dihasilkan di dalam tubuh dnegan sumbernya yaitu berupa makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. Kadar gula darah harus diusahakan berada pada batas normal agar energi yang terbentuk dapat dimanfaatkan oleh organ dalam tubuh untuk melaksanakan fungsinya. Kadar gula darah dikatakan normal apabila pada gula darah 8 jam sebelum makan atau setelah bangun pagi memiliki kadar gula diantara 70 - 110 mg/dl, pada gula darah 2 jam setelah makan memiliki kadar gula anatara 100 – 150 mg/dl, dan pada gula darah sewaktu memiliki kadar gula antara 70 – 125 mg/dl. Kadar gula di dalam tubuh ini tidak boleh tinggi atau hiperglikemi atau pun rendah atau hipoglikemi karena tidak akan baik untuk kesehatan.

Pengertian Gula Darah menurut Ilmu Kedokteran 

Berdasarkan ilmu kedokteran, pengertian gula darah menunjukkan istilah yang mengacu kepada tingkat glukosa di dalam darah. Di dalam tubuh secara normal terjadi pengaturan terhadap konsentrasi gula darah, atau tingkat glukosa serum. Gula darah atau glukosa yang terkandung dalam darah tersebut menjadi seumber utama energi untuk organ dan selsel yang ada pada tubuh. Ibarat alat transportasi, glukosa diibaratkan sebagai bensin untuk menggerakkan alat trnasportasi tersebut. Sehingga dapat dinilai bahwa keberadaan glukosa dalam tubuh sangatlah penting. Karena bila kadar glukosa keberadaannya kurang maka tidak akan baik untuk kesehatan. Begitu pula bila keadaan glukos berlebihan, maka tidak akan baik untuk kesehatan tubuh. Pengertian gula darah yang lain mencirikan sebagai suau sumber energi yang digunakan dalam melaksanakan berbagai sistem yang ada dalam tubuh. Namun bila keberadaan glukosa atau gula darah dalam tubuh kurang maka akan menimbulkan beberapa gejala diantaranya ialah perasaan lemah, letih, lesu dan lunglai. Apabila terdapat keadaan ini kemudian dilakukan tes kadar gula darah dan diketahui kadar gula darahnya dibawah normal, maka orang tersebut mengalami hipoglikemi.

Namun sebaliknya bila kadar gula darah dalam tubuh berlebih maka akan menimbulkan gejala berupa perasaan mudah lapar, sering haus, sering buang air kecil, penglihatan kabur, sering merasa lelah tanpa sebab, kenaikan berat badan, penyembuhan luka yang buruk (luka, goresan, dan lain-lain), mulut kering, kulit kering atau gatal, kesemutan di kaki atau tumit, disfungsi ereksi, infeksi berulang, dan infeksi telinga luar. Dan untuk aritmia jantung, pingsan, koma, serta kejang juga merupakan gejala gula darah tinggi yang bersifat gawat darurat.

Apabila terjadi gejala-gejala tersebut maka sebaiknya langsung memeriksakan diri pada dokter. Disana dokter akan melakukan anamnesa, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan diagnosa. Apabila dari hasil pemeriksaan laboratorium diketahui bahwa kadar gula darahnya melebihi normal maka hal tersebut dapat mengindikasikan suatu penyakit seperti penyakit diabetes mellitus. Maka dari itu atur asupan makanan yang menjadi sumber gula darah agar selalu dalam keadaan yang seimbang.




Oleh : Bidan Rina
Sumber :
  • id.wikipedia.com





Terima kasih untuk Like/comment FB :