Batas Gula Darah Normal

Batas gula darah normal merupakan batasan dalam menentukan kadar gula darah tergolong tinggi atau tidaknya. Apabila kadar gula darah tergolong tinggi maka dapat menyebabkan terjadinya hiperglikemi. Dan apabila keadaan ini dibiarkan terlalu lama maka berpotensi untuk menimbulkan penyakit diabetes mellitus. Keadaan akan menjadi terbalik ketika kadar gula darah berada di bawah batas gula darah normal. Pada keadaan ini akan terjadi hipoglikemi yang dapat menyebabkan penderita kekurangan glukosa dan mersa lemas bahkan pingsan.

Batas gula darah normal ialah berkisar antara 70 sampai dengan 150 mg/dl. Ada juga yang menyebutkan bahwa batas gula darah normal berkisar antara 70 sampai dengan 200 mg/dl. Namun dapat diambil kesimpulan dikatakan sebagai kadar gula darah yang tinggi bila kadar gula darahnya berada di atas 200 mg/dl. Dan dikatakan sebagai kadar gula darah rendah bila kadar gula darahnya berada di bawah 70 mg/dl.


Batas Gula Darah Normal
Alat cek gula darah gluco Dr


Strip alat cek gula darah gluco Dr


Mengenal Batas Gula Darah Normal menurut WHO

Menurut WHO batas gula darah normal memiliki nilai berkisar antara 70 sampai dengan 150 mg/dl. Batas gula darah normal ini menjadi standar secara universal untuk menetapkan kadar gula darah tinggi maupun kadar gula darah rendah. Pada umumnya kadar gula darah yang dimiliki setiap orang akan berbeda. Hal ini bergantung dari jenis asupan makanan, jenis makanan, dan pola aktifitas sehari-hari yang dijalani.

Batas gula darah ini dapat mempengaruhi terhadap penetapan diagnosis hipoglikemi dan hiperglikemi. Hipoglikemi merupakan suatu keadaan dimana kadar gula darah berada di bawah batas gula darah normal. Hipoglikemi ini terjadi dengan gejala tubuh terasa lemas, kepala terasa pusing, penglihatan sedikit kabur, bahkan ada yang sampai menyebabkan penderitanya menjadi pingsan.

Sedangkan hiperglikemi merupakan suatu kondisi dimana kadar gula darah dalam tubuh berada di atas kadar normal. Hiperglikemi ini bila dibiarkan terlalu lama maka dapat mengakibatkan terjadinya penyakit diabetes mellitus atau kencing manis. Penyakit diabetes mellitus atau kencing manis ini merupakan salah satu penyakit yang banyak di derita oleh masyarakat kita. Berdasarkan data yang bersumber dari organisasi kesehatan dunia atau WHO menyatakan bahwa penderita penyakit diabetes mellitus ini meningkat dari tahun ke tahunnya.

Kata penyakit diabetes mellitus berasal dari bahasa Yunani mengandung maknsa diabetes adalah rasa manis. Sedangkan arti kata diabetes mellitus itu mengandung arti tembus atau pancuran air. Disebut pancuran air dan rasa manis hal ini berkaitan dengan produksi air urine yang manis karena mengandung gula. Hal ini dapat terjadi dikarenakan kadar gula yang sangat tinggi di dalam tubuh penderita penyakit diabetes mellitus. Selain itu hal ini juga menyebabkan hormon insulin tidak cukup di produksi oleh kelenjar pankreas dari dalam tubuh.

Insulin adalah hormon yang dihasilkan oleh pankreas yang memiliki tugas untuk melekat pada reseptor-reseptor yang ada pada dinding sel dan kemudian berfungsi untuk membuka reseptor tersebut agar dapat dimasuki oleh glukosa dan kemudian glukosa tersebut akan di ubah oleh sel-sel tubuh menjadi energi yang diperlukan oleh tubuh kita. Dengan kata lain Insulin merupakan agen penyalur glukosa ke dalam sel-sel tubuh dan jika jumlah Insulin tersebut tidak mencukupi akan terjadi adanya penimbunan glukosa dalam darah yang dapat menyebabkan penyakit Diabetes. Diabetes juga akan didiagnosa apabila kadar gulanya berada diatas 200 mg/dl atau berada diatas kadar gula darah yang normal.



Oleh : Bidan Rina

Sumber :
  • diabetesindo.weebly.com





Terima kasih untuk Like/comment FB :